Tampilkan postingan dengan label Struktur Data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Struktur Data. Tampilkan semua postingan

Dasar-Dasar Pemrograman Java

Pada Postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang dasar-dasar pemrograman java. berikut pembahasannya:
ADT merupakan kumpulan dari elemen-elemen data yang disajikan dengan satu set operasi yang digambarkan pada elemen-elemen data tersebut. Keyword merupakan identifier khusus yang sudah disediakan oleh Java untuk tujuan tertentu.
  Terdapat dua cara untuk mendapatkan input yaitu dengan menggunakan class BufferedReader, dan lewat console menggunakan class JOptionPane, GUI (Graphical User Interface).
Contoh Program 1 :
/** *
 * @author elfan
 */
public class Mobil {
    
    private String Warna;
    private int Jumlah_Pintu;
    private double Isi_Tangki;
    
    public Mobil(){
        super();
                
}
    public Mobil (String warna, int jumlah_pintu, double isi_Tangki){
        super();
        Warna = warna;
        Jumlah_Pintu = jumlah_pintu;
        Isi_Tangki = isi_Tangki;
    }
    
    public String getWarna(){
        return Warna;
    }
    
    public void setWarna (String warna){
        Warna = warna;
    }
    
    public int Maju (int maju){
        int majukedepan = 0;
        majukedepan = majukedepan + maju;
        
        return (majukedepan);
    }
    
    public int Mundur (int mundur){
        int mundurbelakang = 0;
        mundurbelakang = mundurbelakang + mundur;
        return (mundurbelakang);
    }
    
    public int getJumlah_Pintu(){
        return Jumlah_Pintu;
    }
    
    public void getJumlah_Pintu(int jumlah_Pintu){
       Jumlah_Pintu = jumlah_Pintu;
    }
    
    public double getIsi_Tangki(){
        return Isi_Tangki;
    }
    
    public void setIsi_Tangki (float isi_Tangki){
        Isi_Tangki = isi_Tangki;
    }

         public static void main(String[] args) {
            Mobil force = new Mobil ("Merah "+ 4, 7, 5);
            System.out.println("Mobilku yang Sebanyak " + 
                    force.getWarna() + " Maju Sebanyak " +
                    force.Maju(125) + " Meter " + 
                    "dan Menghasilkan bensin " +
                    force.getIsi_Tangki() + " Liter");
        }
    }


  
Contoh Program 2 :
import java.io.BufferedReader;
import java.io.IOException;
import java.io.InputStreamReader;

public class If {
    public static void main(String[] args) {
        System.out.print("Masukkan bilangan Anda : ");
        BufferedReader brf = new BufferedReader ( new InputStreamReader (System.in));
        
        String angkaInput = null;
        try{
            angkaInput = brf.readLine();
            
        }catch (IOException e){
            e.printStackTrace();
        }
        int Data = Integer.valueOf(angkaInput).intValue();
        if (Data > 80){
            System.out.println("Angka Yang Anda Masukkan lebih besar dari 80");
        }else{
            System.out.println("Angka Yang Anda Masukkan Kurang Dari 80");
            
        }
    }
    

}

Semoga menjadi berkat bagi teman2....



Jenis-Jenis Tipe Data

Jenis-Jenis Tipe Data

Pada Pertemuan kali ini kita akan membahas Jenis-jenis tipe data yang diketahui pada matakuliah Struktur Data, untuk lebih jelanya dapat dilihat dibawah ini:

1.     Tipe data primitive (Sederhana)
Tipe data primitive adalah Tipe data yang mampu menyimpan satu nilai tiap satu variabel. Tipe data primitive merupakan tipe data dasar yang sering dipakai oleh program. Contoh tipe data primitive  adalah tipe numerik (integer dan real), tipe data karakter/char, tipe data boolean.

A.   Numeric
Tipe data numeric digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk angka. Tipe data ini terbagi atas integer, dan real.

a.   Integer
Integer Merupakan tipe data berupa bilangan bulat, terbagi atas beberapa kategori seperti table dibawah ini
Tipe Data
Ukuran Tempat
Rentang Nilai
Byte
1 byte
0 s/d +255
Shortint 
1 byte
-28 s/d +127
Integer
2 bytes
-32768 s/d 32767
Word 
2 bytes
0 s/d 65535
Longint 
4 bytes
2147483648 s/d 2147483647

b.   Real
Real adalah bilangan yang berisi titik desimal atau jenis bilangan pecahan.
Tipe Data
Ukuran Tempat
Rentang Nilai
real
6 bytes
2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038
single 
4 bytes
1.5 x 1045 s/d 3.4 x 1038  
double
8 bytes
5.0 x 10-324 s/d 1.7 x 10308
extended 
10 bytes
3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x 104932
comp 
8 bytes
-9.2x 1018 s/d 9.2x 1018





B.   Karakter (char)
Karakter merupakan tipe data yang hanya mampu menyimpan 1 digit karakter.  Ukuran untuk tipe data karakter adalah 1 byte (1 byte = 8 bit). Adapun macam karakter yang ada sejumlah 256 macam karakter yaitu dari kode karakter (ASCII), 0 sampai dengan 255. Untuk penulisan karakter menggunakan tanda petik tunggal (‘ )  di depan dan belakang karakter yang ditulis. Contoh : ‘a’, ‘A’,’&’ dll.

Nilai-nilai yang termasuk karakter adalah :
a.      Karakter huruf : ‘a’..’z’,’A’..’Z’
b.      Karakter angka : ‘0’..’9’
c.       Karakter tanda baca : titik, koma, titik koma, titik dua dan sebagainya
d.      Karakter khusus : $, %, #, @ dan sebagainya.

C.      Boolean
Boolean merupakan tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE (salah). Tipe data boolean memakai memori paling kecil.

2.     Tipe data Composite
Tipe Data Komposit merupakan tipe data yang dapat menampung banyak nilai, antara lain sebagai berikut.
A.   Array
Array atau sering disebut sebagai larik, adalah tipe data yang sudah terstruktur dengan baik, meskipun masih sederhana. Array mampu menyimpan sejumlah data dengan tipe yang sama (homogen) dalam sebuah variabel. Sebagai ilustrasi, array mampu menampung banyak data namun dengan satu tipe data yang sama, misalnya integer saja. Setiap lokasi data array diberi nomor indeks yang berfungsi sebagai alamat dari data tersebut.

B.   Record atau struct
Seperti halnya Array, Record atau Struct juga termasuk tipe data komposit. Record dikenal dalam bahasa Pascal/Delphi sedangkan Struct dikenal dalam bahasa C++. Berbeda dengan array, tipe data record mampu menampung banyak data dengan tipe data berbeda-beda (heterogen). Misalnya, satu bagian integer, satu bagian lagi character, dan bagian lainnya Boolean. Biasanya record digunakan untuk menampung data suatu obyek. Misalnya, siswa memiliki nama, alamat, usia, tempat lahir, dan tanggal lahir. Nama akan menggunakan tipe data string, alamat bertipe data string, usia bertipe data single (numeric), tempat lahir bertipe data string, dan tanggal lahir bertipe data date. Berikut ini contoh pengunaan record dalam Delphi.

C.   Image
Image, atau gambar, atau citra, merupakan tipe data grafik. Misalnya grafik perkembangan jumlah siswa SMK, foto keluarga kita, video perjalanan, dan lain-lain. Pada bahasa-bahasa pemrograman modern terutama yang berbasis visual, tipe data ini telah didukung dengan sangat baik.

D.   Date Time

Nilai data untuk tanggal (date) dan waktu (time) secara internal disimpan dalam format yang spesifik. Variabel atau konstanta yang dideklarasikan dengan tipe data Date dapat digunakan untuk menyimpan, baik tanggal maupun jam. Tipe data ini masuk dalam kelompok tipe data composite, karena merupakan bentukan dari beberapa tipe data.

E.   Object
Tipe data object digunakan untuk menyimpan nilai yang berhubungan dengan obyek-obyek yang disediakan oleh Visual Basic, Delphi, dan bahasa pemrograman lain yang berbasis GUI. Sebagai contoh, apabila mempunyai form yang memiliki control Command button, yang kita beri nama Command1.

F.    Subrange
Tipe data subrange merupakan tipe data bilangan yang mempunyai jangkauan nilai tertentu sesuai dengan yang ditetapkan programmer. Biasanya, tipe data ini mempunyai nilai batas minimum dan nilai batas maksimum. Tipe data ini didukung dengan sangat baik dalam Delphi.

G.   Enumerasi
Tipe data ini merupakan tipe data yang mempunyai elemen-elemen yang harus disebut satu persatu, dan bernilai konstanta integer sesuai dengan urutannya. Nilai konstanta integer elemen ini diwakili oleh suatu nama variable yang ditulis di dalam kurung. Tipe data ini juga dijumpai pada Delphi, dan bahasa pemrograman deklaratif seperti SQL.

Pada contoh di atas, tipe data Hari_dlm_Minggu termasuk enumerasi dengan rentang nilai Nol, dimana Senin sampai dengan Minggu dan nilai data dari 0, 1, sampai dengan 7. Sedangkan tipe data Nama_Bulan termasuk enumerasi dengan rentang nilai Nol, Januari sampai dengan Desember dan nilai data dari 0, 1, sampai dengan 12.

Komponen-Komponen Yang Ada Pada Sistem Database

Komponen-Komponen Yang Ada Pada Sistem Database

hello.... teman-teman ketemu lagi dengan saya, kali ini kita akan membicarakan tentang apa saja yang terdapat pada Komponen-komponen Sistem Database, dan untuk mengetahui penjelasanya dapat dilihat dibawah ini :

KOMPONEN** SISTEM DATABASE
  1. Hardware, sebagai pendukung operasi pengolahan data seperti CPU, memori, disk, terminal, dan sebagainya.
  2. Software sistem operasi , (Windows 9x, Windows 2000/XP, Linux, Unix.)
  3. Software pengelola basis data (DBMS) seperti MS-Access, SQL, Oracle.
  4. Software program aplikasi misalnya Visual Basic, Delphi, Visual Foxpro.


Apa Manfaat BasisData

Penyusunan suatu database digunakan untuk mengatasi masalah-masalah pada penyusunan data. untuk kali ini kita akan belajar tentang apa manfaat yang diperoleh dari penyusunan database, nah bagi yang belum tau, mari kita lihat dibawah ini:

1.Mengatasi kerangkapan (redundancy) data. Penyimpanan data yang sama pada beberapa tempat selain bisa meyulitkan pemakai tentang aktualisasi data juga memboroskan tempat penyimpanan, maka basis data akan mendeteksi dan menghindari jika terjadi kerangkapan data.
2.Menghindari terjadinya inkonsistensi data. Akibat lain jika terjadi kerangkapan data, maka jika terjadi perubahan pada data yang satu sedangkan yang lain tidak dirubah akan terjadi ketidakonsistenan data. Untuk itu database akan menyesuaikan terhadap data yang sama apabila terjadi perubahan, jika semua data akan selalu ter-update
3.Mengatasi kesulitan dalam mengakses data. Memudahkan jika suatu saat akan diambil atau dicetak data yang memiliki kriteria tertentu, misalnya pada tanggal tertentu, alamat tertentu, jumlah tertentu, dan sebagainya.
4.Menyusun format yang standar dari sebuah data. Dta ayang sama pada file yang berbeda harus memiliki format data berupa tipe dan jangkauannya harus sama. Kedidaksamaan format data akan mengakibatkan sulit atau tidak bisanya pengaksesan data yang lain.
5.Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser)
6.Melakukan perlindungan dan pengamanan data (data security). Setiap data hanya bisa diakses atas dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan memberikan login dan password terhadap masing-masing data.
7.Menyusun integritas dan independensi data. Basis data merupakan data kompleks yang bisa diintegrasikan, sehingga kita bisa memanipulasi untuk mendapatkan berbagai bentuk lembar kerja dan laporan yang kita inginkan. Namun demikian masing-masing data tidak saling tergantung terhadap data yang lain. Data-data dalam databasebisa saling berdiri sendiri